PENGALAMAN BELAJAR SEO

PENGALAMAN BELAJAR SEO

Oke, saya mau cerita sedikit. Boleh ya? Hehee

Saya kuliah di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Jurusan Sistem Informasi. Ketika kuliah, banyak mata kuliah yang bersinggungan dengan website. Ya… Website.

Saat itu saya merasa sudah bisa membuat sebuah website. Sehingga disela-sela saya bekerja di salah satu perusahaan desain, sembari kuliah juga, sembari melayani orang-orang yang ingin membuat website.

Pada pembuatan website ini, client saya banyak. Bahkan beberapa website yang saya buat digunakan untuk menjalankan bisnis besar.

Bangga dong… Mahasiswa Sistem Informasi !!

Awalnya saya tidak sadar bahwa ternyata ada kesalahan fatal dalam proses pembuatan website itu. Bukan pada desain websitenya yang bikin sakit mata, bukan pada kecepatan website itu yang lemot ketika diakses, bukan pada sistem yang ada sehingga ditinggalkan orang. Bukan. Itu semua berjalan dengan baik. Desain bagus (template beli gitu kan? :D), kecepatan website ketika diakses juga oke, sistem yang ada pun juga canggih.

 

Tapi akhirnya saya menyadari ada sesuatu kesalahan besar dalam cara saya membuat website. Karena semua website bikinan saya hanya bertahan satu tahun dari pembuatan. Artinya apa? Artinya setelah satu tahun pembuatan, website bikinan saya ngga jalan. Lebih jelasnya, Ngga ada orang yang merespon website buatan saya. Pengunjung sedikit, penulisan artikel yang disajikan buruk, ngga ngerti copywriting. Duhh.. sedih pokonya kalua diceritain mah.

Nah.. masalah besar nih buat saya. Ngerasa ada beban moral yang berat banget di pundak. Coba bayangin deh, saya udah makan duit orang. Terus orang yang duitnya saya makan itu ngga mendapatkan apa yang dia inginkan.

Kalau boleh jujur, yang diinginkan orang ketika meminta dibuatkan website untuk usahanya, apa harapan mereka? Pasti ingin usahanya berkembang dengan adanya website itu. Iya ngga? Terus kalau websitenya tidak membuat usahanya tambah maju buat apa diperpanjang? Kan gitu ya logikanya?

Baca Juga  Cara Membuat Website Desa Mudah dan Cepat

Saya terus penasaran dengan kesalahan apa yang saya lakukan ketika dulu membuat website? Sampai akhirnya saya kenal dengan istilah SEO (Search Engine Optimatizion). Belajar otodidak sedikit demi sedikit. Meraba dari satu situs ke situs yang lain. Apa akhirnya bisa? Hehee.. Engga ! Apa akhirnya website buatan saya naik ke peringkat satu google? Boro-boro bro, ngilang tau kemana!

 

Putus Asa dong?

Hampir, hampir putus asa, sedikit lagi. Bahkan saya berfikir mungkin saya ngga berbakat terjun di dunia online. Tapi ternyata ngga seperti itu. Allah itu menolong kita hampir didetik-detik terakhir kita jatuh. Kuat, yakin pasti ditolong.

Singkat cerita, ada temen di facebook namanya Rangga Afrian. Saat itu share status salah seorang praktisi  SEO yang telah berhasil.


Isi status facebook yang dibagikan waktu itu kurang lebih begini. Bentar ya dicari dulu di statusnya Mas Defriansyah. Heheee

Maaf agak lama nyarinya. Scroll ke bawah di timelinenya mas Defri. Tapi akhirnya ketemu juga. Kurang lebih isinya begini:

 

Tanggal 14 Januari 2017.

Memang sudah jodoh kali ya. Disitu ada syarat “TIDAK SEDANG BEKERJA”. Nah kabar baiknya, tanggal 10 Januari itu saya diberhentikan dari perusahaan desain tempat saya kerja. Apalagi ini namanya kalau bukan jodoh? Ibarat kata pepatah “Asam di Gunung Garam di Laut Bertemu Dalam Satu Panci” Alhamdulillah..

Ngga nunggu lama ! Langsung klik link pendaftaran. Langsung add akun facebook pribadinya Mas Defri, langsung inbox Rangga memastikan berita itu, langsung inbox si empunya kursus seo, Mas Defri.

Jarak dari pendaftaran, seleksi, sampai diterima itu lumayan lama. Berharap banget bisa bergabung ikut belajar SEO dari praktisinya langsung. Eh bener, alhamdulillah diterima. Tanggal 16 Februari pertemuan perdana langsung di rumahnya Mas Defri.

Baca Juga  Pekerjaan Ibu Rumah Tangga Yang Bisa Menghasilkan Uang

 

Kesan Pertama Belajar SEO?

Kaget. Sumpah kaget banget, ternyata perjalanan website dari order domain sampai website menjadi terkenal dan menghasilkan itu ngga sesederhana yang saya bayangkan. Prosesnya puaaaaanjaaaaangggg.

Proses belajarnya pun sangat menegangkan. Gimana engga? Pertama ketemu langsung beli 4 (empat) domain dan hosting. Bua tapa? Buat belajar? Hehee.. Iya buat belajar daaaaaaan sekaligus langsung buat cari duit melalui internet. Nahlo.. Learning by doing !

Pelatihan pertama terlewati dengan baik dan berhasil bikin saya melongo. Sadar dengan kesalahan besar apa yang dulu saya lakukan saat membuat website.

 

Pelatihan kedua gimana? Ketiga? Keempat? Kelima? Woow.. Semakin semakin semakin menarik!! Pokoknya keren. Sampai akhirnya pelatihan SEO ini pertama kali menghasikan pada tanggal 02 Maret.

 

Berapa tuh jaraknya dari pertemuan pertama tanggal 16 Februari sampai 02 Maret? 2 Minggu ya? Wow.. Keren..

Sudah dulu ya, banyak cerita menarik di pelatihan kedua, ketiga dan seterusnya. Sering-sering berkunjung ke sini. Inshaa Allah disambung dipostingan yang lain.

Salam Blogger Indonesia. Dedi Purnomo

Shortlink:

Post Comment