PENTINGNYA PEMBANGUNAN KUALITAS MENTAL DAN KARAKTER

PENTINGNYA PEMBANGUNAN KUALITAS MENTAL DAN KARAKTER

Pembangunan infrastruktur memang sangat penting. Tapi yang tidak kalah jauh lebih mendesak adalah pembangunan sikap dan mental masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dimana pembangunan ini merupakan pembangunan jangka panjang yang apabila diabaikan akan membuat masa depan bangsa ini semakin terpuruk.

Banyak sekali pemimpin kita yang berusaha membangun jalan, jembatan, dan sebagainya untuk mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi (katanya). Semua itu baik dan memang sudah seharusnya. Kita bersyukur dengan (sepertinya) semakin banyaknya pembangunan ini. Namun semoga sibuknya membangun infrastruktur ini tidak melalaikan kita dari membangun sumber daya manusianya.

Beberapa cara yang pernah dilakukan oleh para guru adalah dengan mengadakan kerja bakti untuk membersihkan lingkungan sekolah bagi para pelajar. Atau sekali waktu boleh diadakan acara keliling lingkungan sekolah yang bertujuan untuk mengambil setiap sampah yang dilewati siswa dan mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap lingkungan. Hal ini akan sangat membantu dalam pendidikan karakter adik-adik kita.

revolusi mental

Sejatinya, pembangunan tidak hanya untuk membangun kualitas akademik dan infrastruktur, melainkan kualitas mental dan karakter

Diharapkan jika kegiatan di atas dilakukan, dapat menumbuhkan kesadaran adik-adik kita sebagai generasi penerus sehingga setelah dewasa bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Lalu wabah kepedulian lingkungan itu menyebar dan Indonesia menjadi bersih, sehat dan nyaman.

Mari, kita mulai dari diri sendiri lalu kepada adik-adikk kita agar lebih peduli terhadap lingkungan. Karena kesadaran atas pentingnya menjaga lingkungan inilah yang nanti akan menjadikan Indonesia lebih bersih dan terbebas dari sampah.

Ditulis dengan cinta saat belum bisa tidur karena masih ingin menulis. Semoga tulisan ini bisa menjadi kenangan dan pelajaran indah bagi teman-teman saat nanti tangan saya telah tidak mampu menuliskan satu katapun.

Post Comment