SENANDUNG KECEMASAN – CELAKA KITA

SENANDUNG KECEMASAN – CELAKA KITA

CELAKA KITA

Umur bertambah, sedang jatah hidup semakin berkurang

Jika ajal telah tiba, ini menakutkan

Banyaknya dosa belum lagi diampuni, sedang kesempatan untuk mendapatkan pahala tak lagi bisa

 

Alangkah beruntungnya kita ketika tetap mendapatkan pahala amal kebaikan meskipun jasad telah membusuk tertimbun tanah

Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, atau do’a anak yang sholeh” (HR. Muslim no. 1631)

Duhai, nikmatnya…

 


Lihat!!

Apalagi alasan kita untuk tidak bekerja keras agar mendapatkan rejeki yang banyak sehingga kita bisa sedekah?

Apalagi alasan kita untuk tidak rajin belajar agar kita bisa mengajarkan kepada orang lain?

Apalagi alasan kita untuk tidak segera menikah dengan harapan segera dikaruniakan keturunan yang sholeh dan sholehah?

 

Pemuda, hidup bukan hanya soal bagaimana mendapatkan uang. Tetapi lebih dari itu tentang bagaimana uang kita bisa menjadi sedekah jariyah.

Hidup bukan hanya soal bagaimana pintar dan mendapat nilai besar. Tetapi juga tentang bagaimana ilmu kita bermanfaat untuk orang lain.

Hidup bukan hanya soal bagaimana mempunyai keluarga lalu piknik setiap akhir pekan tiba. Tetapi juga tentang bagaimana mendidik anak-anak kita agar kelak menjadi anak yang sholeh.

 

Semoga Allah karuniakan ketiganya kepada kita semua.

Aamiin..

Post Comment